Selasa, 03 Agustus 2021

Tips-Tips Membuat Kolase

 Membuat Kolase

Sebelumnya saya telah membagikan karya saya yang merupakan perpaduan tipografi dan kolase untuk membentuk suatu ragam hias Nusantara. Nah sekarang saya akan membagikan tips-tips membuat kolase menurut saya! Sebelumnya, saya menuliskan pengertian singkat ragam hias dan kolase berdasarkan wikipedia.


apa itu ragam hias?

Ragam Hias atau motif adalah bentuk dasar hiasan yang umunya diulang-ulang sehingga menjadi suata pola dalam karya. Ragam hias dapat dihasilakan dari berbagai macam proses, seperti menggambar, melukis, memahat. Ragam hias berfungsi untuk meningkatkan nilai suatu karya seni.
Ragam Hias dapat dibagi berdasarkan bentuknya: geometris, non geometris.

Ragam Hias nongeometris terbagi lagi menjadi ragam hias tumbuhan, ragam hias hewan, dan ragam hias manusia.

Ragam hias hewan dan tumbuhan adalah ragam hias yang saya terapkan dalam karya saya sebelumnya.

(sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_hias)


Apa itu Kolase?


Kolase adalah seni menempel berbagai macam bahan, untuk mengekspresikan/mewakili perasaan estetis penciptanya. Kolase dapat dibuat dari berbagai macam bahan seperti kaca, kain, kertas, logam, kayu,dll. Karya yang dihasilkan tidak lagi memperhatikan bentuk asal material.

(sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kolase)



Nah sekarang, saya akan membagikan tips-tips membuat kolase dari saya!


Tips-Tips Membuat Kolase:

1. Buatlah/tentukan sketsa gambar yang ingin dihias dengan kolase
2. Carilah material yang akan digunakan untuk kolase, bisa berupa kertas, kain, kayu, dll.
    Tips dari saya: Gunakanlah kertas yang berwarna warni atau bahkan bermotif untuk hasil        yang keren, sebagai contoh saya menggunakan kertas lipat bermotif batik untuk proyek            saya. Anda juga dapat menggunakan bahan-bahan yang akan dibuang untuk didaur ulang.
3. Potonglah bahan tersebut. Ada dua pilihan yaitu, memotong kecil-kecil dengan bentuk yang     kurang lebih sama, atau memotong dengan bentuk berbeda, yang agak disesuaikan dengan     bentuk yang akan diisi. Anda juga bisa merobek secara abstrak.
4. Gunakanlah lem yang sesuai dengan material. Untuk material kertas, saya sarankan tidak         menggunakan lem cair, karena akan membuat hasil yang lebih berantakan dan basah.
5. Tempellah dengan rapi sesuai sketsa.
6. Usahakan memenuhi media/sketsa, sehingga tidak terkesan rumpang.
7. Berkaryalah sekreatif mungkin!

Sekian dari tips-tips saya, semoga bermanfaat!
Terimakasih telah membaca :)

Tidak ada batasan dalam berkarya, berkaryalah sekreatif mungkin! 






0 komentar:

Posting Komentar